Selasa, 10 Januari 2017

WONDERFUL IN 60

Yogyakarta, sebuah daerah di mana budaya, mitos, tradisi, dan gaya hidup menjadi suatu ritme kehidupan. Alam yang mempesona serta berbagai warisan budaya masa lampau yang telah memukau mata dunia. Candi-candi dan berbagai situs bersejarah warisan berabad lampau, sistem monarki yang masih bertahan hingga kini, serta ritual dan tarian yang sarat akan makna filosofi kehidupan manusia Jawa, mewarnai setiap denyut kehidupan di Yogyakarta yang selalu istimewa.


The Westlake Resort Yogyakarta, sebuah resort bintang 4 dengan lanskap yang unik membawa konsep yang sangat kental akan sentuhan budaya Jawa. Berbagai benda-benda bernilai seni memberikan nuansa tersendiri di setiap sudutnya,mulai dari sculpture karya Semar Art Gallery sebagai center piece di lobi, daun pintu berukirkan salah satu adegan lakon Kresna Duta dalam cerita pewayangan yang menjadi ornament di dinding lobi, hingga atap sirap keraton warisan Kerajaan Mataram Islam yang dengan torehan tokoh-tokoh wayang Pandawa dan Punakawan di sepanjang beranda.
Resort seluas 3 hektar yang sesungguhnya dengan 125 kamar dan dan suite yang kesemuanya terletak di 1 lantai dengan danau seluas hampir 2 hektar di tengah area resort menjadi satu-satunya di Yogyakarta dan dapat menjadi ikon wisata baru di Yogyakarta. Terletak di lokasi yang cukup strategis dikelilingi alam yang masih hijau dengan udara yang segar dan hanya 20 menit berkendara dari area Malioboro, memberikan keleluasaan bagi para tamu untuk berkunjung ke berbagai destinasi wisata menarik. Berikut ini adalah 10 destinasi wisata menarik yang dapat dijangkau dalam waktu kurang dari 60 menit dari The Westlake Resort Yogyakarta dan kami merangkumnya dalam WONDERFUL IN 60.

1. Candi Borobudur

Siapa yang tidak mengenal Kompleks Candi Budha terbesar di dunia warisan dari dinasti Sanjaya di abad ke-8 Masehi ini. Pesonanya telah menjadikan Borobudur menjadi salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1997.
Candi Borobudur yang terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah,  bukan hanya menarik untuk dinikmati pada siang hari, namun sensasi menikmati pemandangan matahari terbit berwarna keemasan dari balik gugusan gunung Merapi dan Merbabu akan menjadi momen yang terlalu sayang untuk dilewatkan apabila berkunjung ke Yogyakarta.
The Westlake Resort Yogyakarta akan menjadi tempat menginap yang tepat bagi anda apabila ingin menikmati kemegahan Borobudur, karena hanya membutuhkan waktu 45 menit berkendara dari dan ke Borobudur.


2. Malioboro

Seluruh Indonesia tahu bahwa Yogyakarta adalah Malioboro. Sebuah jalan legendaris sepanjang 3 km yang juga menjadi sumbu imajiner yang menghubungkan Tugu Pal Putih dan Keraton Yogyakarta telah dikenal bahkan hingga ke mancanegara. Ratusan pedagang kaki lima, toko serba ada, dan juga mall berjejer di sepanjang kanan kiri Jalan Malioboro.
Temukan beragam cinderamata yang unik dan juga kuliner khas Yogyakarta tanpa menguras kantong anda, karena harga di sepanjang Malioboro sangat terjangkau dan di sinilah kemampuan anda dalam tawar menawar akan diuji.
Nikmati juga malam yang syahdu dengan duduk di lesehan sembari menikmati secangkir kopi tubruk, ngobrol berbagai hal dengan rekan ataupun masyarakat lokal, ditemani sajian musik dari pengamen jalanan dan temaramnya lampu di Malioboro. Sungguh akan menjadi hal yang sangat dirindukan ketika anda kembali ke kota asal anda.
Tinggallah di The Westlake Resort Yogyakarta dan temukan bermacam souvenir sebagai buah tangan bagi kerabat atau duduk-duduk dan menikmati syahdunya suasana Yogyakarta di Malioboro yang dapat ditempuh hanya 20 menit berkendara dari The Westlake Resort Yogyakarta.

3. Monumen Jogja Kembali

Bangunan besar berbentuk tumpeng dengan warna putih, akan sangat mencolok apabila anda melintasi Ringroad Utara. Itulah Monumen Jogja Kembali. Sebuah monumen dan museum yang dibangun khusus untuk memperingati kembalinya Yogyakarta ke pangkuan NKRI setelah Agresi Militer Belanda II pada 1948.
Di Monumen Jogja Kembali, anda dapat menemukan beragam benda peninggalan sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam melawan Belanda dan Jepang, mulai dari senjata hingga benda koleksi peninggalan para pejuang. Terdapat juga diorama yang menggambarkan suasana pertempuran bahkan kongres dan rapat-rapat pada masa perjuangan dulu.
Apabila anda mengunjungi monumen ini di malam hari, anda akan terkesima oleh suguhan lampion berwarna-warni di sekitarnya, karena sekarang monumen ini juga dilengkapi dengan Taman Pelangi yang dihias lampion berbagai bentuk dan warna.
The Westlake Resort Yogyakarta menjadi pilihan yang tepat apabila anda ingin berwisata sekaligus belajar sejarah di Monumen Yogya Kembali karena resort ini hanya membutuhkan waktu 10 menit berkendara ke monumen ini.


4. Keraton Ngayogyakarto Hadiningrat

Keraton dengan arsitektur mempesona yang berdiri sejak 1755 dan masih kokoh hingga sekarang menjadi kediaman resmi bagi sultan yang bertahta secara turun temurun di Yogyakarta. Sebagian kompleks keraton merupakan museum yang menyimpan barang koleksi milik kesultanan, termasuk berbagai pemberian dari dari raja-raja Eropa, replika pusaka keraton, dan gamelan. Dari segi bangunannya, keraton ini ini merupakan salah satu contoh arsitektur istana Jawa yang terbaik, memiliki balairung-balairung mewah dan lapangan serta paviliun yang luas.
Keraton Ngayogyakarto Hadiningrat menjadi sumbu serta patokan dalam tata ruang Yogyakarta secara keseluruhan. Setiap sudut dan detil bangunan keraton ini memiliki arti filosofi Jawa yang sangat mendalam, seperti contohnya adalah pohon sawo kecik yang ditanam di area keraton melambangkan harapan keberadaan keraton yang sarwo becik (serba benar).
The Westlake Resort Yogyakarta yang hanya 20 menit berkendara ke Keraton Ngayogyakarto Hadiningrat akan memberikan kemudahan bagi anda yang menginap apabila ingin mengagumi keagungan keraton yang masih diselubungi mitos dan legenda.


5. Taman Sari

Taman Sari adalah situs bekas kebun istana kerajaan.  Kebun yang menjadi tempat rekreasi bagi keluarga kerajaan ini dibangun pada masa Sultan Hamengkubuwono I yang juga berfungsi sebagai benteng pertahanan terakhir apabila diserang musuh karena di dalamnya juga terdapat terowongan dan juga Masjid bawah tanah yang disebut Sumur Gumuling. Kebun dengan pemandian yang dikelilingi tembok tinggi dan dilengkapi dengan menara pengawas ini dahulu dikelilingi oleh danau buatan di sekitarnya.
Meskipun sebagian besar dari pesanggrahan Taman Sari ini sudah berupa reruntuhan dan menyisakan hanya sebagian kecil termasuk kolam pemandian yang diperuntukkan bagi keluarga kerajaan, namun tetap tidak kehilangan pesonanya. Di dalam kompleks Taman Sari sekarang, terdapat perkampungan yang banyak menjual souvenir mulai dari wayang sampai pernak-pernik khas Yogyakarta.
Tinggal bersama kami dan temukan pesona Taman Sari yang tak hilang dimakan waktu hanya sekitar 25 menit dari The Westlake Resort Yogyakarta.


6. Candi Prambanan

Keindahan Candi Prambanan telah menjadikannya menjadi kompleks candi Hindu paling anggun di Asia. Dibangun pada masa dinasti Syailendra dari kerajaan Medang pada abad ke-8 Masehi, Candi Prambanan juga telah dinobatkan menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO pada 1997 bersama dengan Borobudur.
Terdapat ratusan candi di kompleks Candi Prambanan dengan 3 candi utama sebagai lambang Trimurti, 3 dewa utama (Syiwa, Wisnu dan Brahma) dalam agama Hindu, beserta 3 candi wahana di depan masing-masing candi utama. Candi terbesar dan berada di tengah adalah Candi Syiwa, dan oleh karena itu Prambanan juga disebut Syiwagrha. Di dalam candi-candi  tersebut masing-masing terdapat arca dari para dewa itu, dan khusus di candi Syiwa, ada 4 ruang di dalamnya dan terdapat juga arca Durga Mahesasuramardhini, Ganesha, dan Agastya selain arca dewa Syiwa.
Dalam kompleks Candi Prambanan ini dapat ditemukan juga beberapa candi lain, di antaranya adalah Candi Lumbung dan Candi Bubrah. Yang paling istimewa adalah keberadaan Candi Sewu, Candi Budha terbesar kedua setelah Borobudur di antara kompleks candi Hindu. Hal ini menunjukkan bahwa toleransi beragama sudah terjadi sejak masa lampau.
Bersiaplah untuk terkesima oleh kemegahan Kompleks Prambanan dengan menginap di The Westlake Resort Yogyakarta yang hanya berjarak 45 menit berkendara ke Candi Prambanan.


7. Puncak Suroloyo

Puncak Suroloyo merupakan bukit tertinggi di kawasan pegunungan Menoreh yang terletak di Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo. Selain memiliki pemandangan yang indah, tempat ini juga memiliki berbagai cerita dan mitos yang cukup kuat. Di samping itu, Puncak Suroloyo juga menyuguhkan panorama alam yang menyegarkan mata. Kelok-kelok perbukitan Menoreh yang diselimuti kabut tipis akan membuat kita melayang serasa di kahyangan dapat dinikmati dari Puncak Suroloyo. Jika cuaca cerah, biasanya pada pagi hari, kita bisa memandang 4 gunung besar di Jawa, yaitu Merapi, Merbabu, Sumbing, dan Sindoro. Dari tempat ini pun stupa puncak Borobudur yang berada di Magelang juga bisa dilihat dengan jelas.
Puncak Suroloyo di Kabupaten Kulonprogo dapat ditempuh hanya dalam waktu 50 menit apabila anda menginap di The Westlake Resort Yogyakarta.

8. Keraton Ratu Boko

Situs Keraton Ratu Boko terletak tidak jauh dari Kompleks Candi Prambanan di sebuah bukit pada ketinggian 196 meter dari permukaan laut. Berbeda dengan peninggalan purbakala lain dari zaman Jawa Kuno yang umumnya berbentuk bangunan keagamaan, Situs Ratu Boko merupakan kompleks kerajaan, lengkap dengan gerbang masuk, pendopo, tempat tinggal, kolam pemandian, hingga pagar pelindung.
Berbeda pula dengan keraton lain di Jawa yang umumnya didirikan di daerah yang landai, Situs Keraton Ratu Boko terletak di atas bukit sehingga keindahan pemandangan yang terhampar di sekitarnya dapat dinikmati, termasuk Candi Prambanan dan Candi Sojiwan yang tampak jelas dari situs ini.

Menginap di The Westlake Resort Yogyakarta dan temukan pengalaman menikmati pemandangan matahari terbenam yang spektakuler di Situs Keraton Ratu Boko dan hanya membutuhkan waktu 50 menit dari resort ini.


9. Kotagede

Kotagede merupakan kota tua bekas ibukota Kerajaan Mataram Islam dahulu sebelum terpisah menjadi Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Suasana tradisional masih sangat terasa di kota ini, misalnya terlihat di kompleks Masjid Besar Mataram yang terasa masih seperti di lingkungan keraton, lengkap dengan pagar batu berukir mengelilingi Masjid, pelataran yang luas dengan beberapa pohon sawo kecik, serta sebuah bedug berukuran besar. Selain itu di Kotagede juga terdapat makam raja-raja Mataram bernama kompleks Pasarean Mataram dimana terdapat antara lain makam Panembahan Senopati, sultan Kerajaan Mataram pertama sekaligus pendiri Kesultanan Mataram Islam. Namun kemudian kompleks makam raja-raja selanjutnya dipindahkan ke Imogiri oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo.
Di Kota Gede, anda dapat berbelanja barang-barang dan perhiasan yang terbuat dari perak, karena daerah ini juga merupakan sentra kerajinan perak yang telah berkembang sejak dulu.

Anda dapat merasakan kembali masa kejayaan Mataram Islam di masa lampau dan berburu souvenir dari perak di Kotagede dengan menginap di The Westlake Resort Yogyakarta yang dapat dijangkau hanya dalam waktu 35 menit ke Kotagede.


10. Desa Wisata Ketingan

Peresmian gapura desa oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X pada 1997 silam menjadi awal kehidupan baru bagi warga Ketingan, Sleman. Beberapa hari setelah itu, fenomena unik terjadi. Ribuan burung Kuntul tiba-tiba datang dan membuat sarang hampir di semua pohon tinggi di desa itu. Mengamati tingkah polah burung-burung itu di Desa Ketingan yang jumlahnya mencapai 7.000 ekor ini tak pernah membosankan.
Agar tak kehilangan momen, anda dapat datang di pagi atau sore hari ketika burung-burung ini sedang mencari makan di sawah kemudian pulang ke sarang. Makin seru lagi apabila kita mengunjunginya ketika musim petani membajak sawah. Kuntul-kuntul ini akan terlihat jelas tanpa terhalang tanaman padi dan ini akan menjadi obyek fotografi yang menarik.
Hidup selaras alam dengan menikmati suasana asri di Desa Ketingan dan mengamati burung kuntul akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan apabila anda menginap di The Westlake Resort Yogyakarta yang dapat ditempuh hanya dalam waktu 15 menit saja ke Desa Wisata Ketingan.

Untuk informasi dan reservasi, dapat menghubungi The Westlake Resort Yogyakarta pada 62 274 2820 666 atau hotline 62 811 2566 22.

The Westlake Resort Yogyakarta
Jl. Ringroad Barat No. 1 Bedog, Trihanggo, Sleman, Yogyakarta5291 - Indonesia
T. 62 274 2820 666 | F. 62 274 2820 777 | H. 62 811 2566 22
thewestlakejogja.com


























Tidak ada komentar:

Posting Komentar